Bagaimana Menangani Hepatitis A

Bagaimana Menangani Hepatitis A ?

  1. Segera periksakan diri anda ke dokter, selain untuk memastikan penyakitnya, pemeriksaan dokter juga dibutuhkan untuk menilai apakah anda perlu dirawat dirumah sakit atau tidak.
  2. Tidak ada pengobatan spesifik untuk hepatitis A, PENCEGAHAN adalah pendekatan terbaik untuk melawan penyakit ini (WHO, 2015)
  3. Pengobatan yang diberikan adalah untuk mengurangi gejala, biasanya diberikan obat mual, dan  pemberian obat lain tergantung gejala yang timbul
  4. Hindari minum obat/jamu tanpa berkonsultasi ke dokter, beberapa obat dimetabolisme di hati, beresiko merusak hati (hepatotoksik)
  5. ISTIRAHAT, MAKAN DAN MINUM YG BANYAK. Terapi utama adalah ASUPAN GIZI dan CAIRAN yang adekuat, (protein 1 g/kg dan 30-35 kalori/KG). TIdak didapatkan bukti manfaat pembatasan makanan berlemak. Telur, susu dan mentega/margarin bahkan berguna untuk meningkatkan asupan energi (WHO, 2015). Asupan tinggi protein penting untuk mempercepat penyembuhan (regenerasi sel).
  6. Biasanya pasien hepatitis mengalami mual dan muntah yang hebat, pemberian makanan dilakukan sedikit-sedikit dan sering. Makanan yang enak dan menarik sangat disarankan (Stump SE, 2008). Motivasi penderita untuk terus makan, paksa untuk makan bila perlu.
  7. Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi sangat disarankan, selain sebagai sumber energi juga dapat mengisi kembali cadangan glikogen di hati
  8. Disarankan meminum Suplemen multivitamin B-Complex (terutama thiamin, folat dan vitamin B12), vitamin K, Vitamin C dan zinc. Namun hati-hati, hindari multivitamin yang mengandung vitamin A dan D, intoksikasi (kelebihan) vitamin A dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.
  9. Sayur – Buah yang tinggi anti-oksidan berguna mempercepat penyembuhan. Pastikan sayur dan buah yg diberikan telah dibersihkan dengan baik.
  10. TEMULAWAK dan KUNYIT (kurkumin) mungkin bermanfaat karena diduga memiliki aktivitas hepatoprotektor. Biofarmaka IPB telah memproduksi dalam bentuk kapsul yang mudah di minum. Baca aturan pakai.
  11. Monitor asupan cairan. DEHIDRASI (kekurangan cairan) sering terjadi karena pasien muntah atau diare. Dehidrasi BERAT dapat mengakibatkan KEMATIAN. Penderita hepatitis A harus minum setidaknya 1.5-2 liter per hari (mungkin lebih tergantung kondisi). Motivasi penderita untuk tetap minum.
  12. Penderita yang makan dan minum nya tidak adekuat (sedikit), mengalami muntah-muntah hebat, terdapat tanda dehidrasi/kurang cairan atau memiliki gejala yang berat termasuk tubuh berwarna kuning (beresiko kerusakan hati berat – hepatitis fulminant). Harus DIRAWAT di RS. KONSULTASIKAN dengan dokter anda.
  13. Hepatitis A membutuhkan waktu cukup lama untuk sembuh (2 minggu hingga lebih dari 1 bulan). Oleh karena itu perawatan di tempat asal penderita (tempat keluarga penderita berada) / pulang sangat disarankan.
  14. Feses penderita adalah sumber penyebaran penyakit, berikan kamar mandi khusus jika memungkinkan. Bersihkan dengan baik setiap selesai buang air besar, dan pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun antiseptik.
  15. Setelah masa infeksi / masa kritis dilalui, penderita akan sembuh sempurna (self – limited diseases)
  16. Terakhir, selalu berdoa dan tingkatkan ibadah walau dalam kondisi sakit.
  17. PENANGANAN TEPAT DAN CEPAT MENCEGAH PENYAKIT BERTAMBAH BERAT

dr. Naufal M. Nurdin S.ked. M.Si
Dosen Gizi Masyarakat FEMA IPB

Posted in Gizi dan Kesehatan | Leave a comment

IPB bentuk tim penanggulangan pencegahan Hepatitis A

IPB bentuk tim penanggulangan pencegahan Hepatitis A

Bogor (ANTARA News) – Institut Pertanian Bogor bergerak cepat untuk mencegah penyebaran virus Hepatitis A dengan membentuk tim kerja penanggulangan penyebaran virus hepatitis di lingkungan kampus dengan memberikan sosialisasi kepada para mahasiswa Program Kompetensi Umum (PKU) yang berada di asrama.

“Upaya ini dilakukan sebagai langkah cepat tanggap untuk mencegah penyakit hepatitis A yang sudah menyerang sejumlah mahasiswa selama dua pekan ini,” kata Direktur Kemahasiswaan IPB, Sugeng Santoso, di Bogor, Jumat.

Tim bekerja memberikan sosialisasi kepada mahasiswa, materi sosialisasi mengenai gizi seimbang, keamanan pangan, profil kantin IPB, serta tindakan pencegahan dan penanggulangan virus hepatitis di kalangan sivitas akademika.

“Sosialisasi akan dilakukan selama beberapa hari secara bergantian di seluruh asrama PKU baik putra maupun putri,” katanya.

Dikatakannya, tim kerja penanggulangan penyebaran virus hepatitis ini melibatkan unsur di sivitas IPB. Salah satu pemateri sosialisasi adalah Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB, dr Naufal.

Naufal mengatakan, virus Hepatitis A sangat mudah menyebar, oleh karena itu hal yang paling penting dilakukan adalah melakukan tindakah pencegahan yakni dengan memperhatikan kebersihan diri dan kebersihan makanan.

“Yang pertama adalah kebersihan diri, biasanya mencuci tangan memakai sabun dan menjaga kebersihan kamar mandi. Selanjutnya kebersihan makanan. Karena bisa jadi mahasiswa yang terjangkit hepatitis memakan makanan yang tidak bersih,” katanya.

Menurutnya, jika dua langkah tersebut sudah dilakukan secara optimal, maka pencegahan terhadap penyakit tersebut akan lebih efektif. Selain itu, penanggulangan virus juga bisa dilakukan dengan vaksinasi.

“Namun, metode ini cukup mahal dan keterbatasan untuk mendapatkan vaksinya,” kata dia.

Saat ini, lanjut dia, yang terpenting dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk terhindar dari penularan virus hepatitis adalah memilih makanan yang bersih. Karena jika makanan diolah secara bersih, virus dapat mati dalam suhu lebih dari 85 derjat celcius.

“Pilihlah makanan yang dimasak dengan matang dan disajikan tidak lama dari itu, atau masih dalam keadaan panas,” katanya.

Naufal menambahkan, kontaminasi virus hepatitis juga bisa terjadi lewat air. Memilih air yang bersih, merupakan upaya pencegahan yang dapat dilakukan.

“Pesanlah minuman panas yang diyakini sudah betul-betul dimasak terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu, selain sosialisasi beberapa upaya dilakukan IPB untuk mencegah penyebaran virus hepatitis. Yakni menggalakkan kegiatan bersih lorong, kamar dan toilet oleh pengelola asrama mahasiswa, pemeriksaan kesehatan secara gratis yang dilakukan selama tiga hari yakni 11-13 Desember. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan terbuka untuk sivitas yang dipusatkan di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 28 mahasiswa IPB terserang virus Hepatitis A, tiga diantaranya sudah diperbolehkan pulang sisanya 25 orang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan di rumah orang tuanya. Satu diantara mahasiswa ada yang meninggal dunia, namun setelah dicek mahasiswa tersebut meninggal karena hepatitis B.

http://www.antaranews.com/berita/534659/ipb-bentuk-tim-penanggulangan-pencegahan-hepatitis-a

Posted in BERITA | Leave a comment

Gizi Untuk Pelari

Gizi Untuk Pelari

  1. Apa yg pertama diperhatikan : Cairan, berkurang 2% dari berat badan saja dapat menurunkan performance. berkurang 8% dari berat badan menyebabkan pusing, kelelahan, dan beresiko pingsan.
  2. Olahraga tanpa minum beresiko menyebabkan dehidrasi
  3. SEBELUM berolahraga minum 400-600 ml
  4. KETIKA sedang berolahraga minum sesuai kebutuhan, terutama ketika mulai haus
  5. SETELAH olahraga minum sekitar 1 liter air (secara bertahap) untuk menggantikan cairan yang hilang
  6. Minuman ISOTONIK berguna tidak hanya untuk menggantikan cairan dan elektrolit,  namun juga lebih mudah diserap oleh tubuh. selain itu pada olahraga berat atau lebih dari 1 jam maka kandungan gula didalamnya dapat membantu mengisi kembali energi dan memperlambat munculnya rasa lelah.
  7. Karbohidrat dibutuhkan untuk hampir setiap aktivitas
  8. Sebagian kecil karbohidrat akan disimpan di otot disebut dengan glikogen, kelebihan karbohidrat akan disimpan sebagai lemak
  9. Tahun 1967 bergstrom meneliti pengaruh diet pada lama bersepeda. diet normal mampu mengayuh hampir dua jam, diet rendah karbohidrat hanya bisa mengayuh 1 jam, sedangkan diet tinggi karbohidrat bisa mengayuh hampir 3 jam
  10. ditemukan juga kandungan glikogen otot pada atlit dengan konsumsi karbohidrat tinggi 2 kali lebih banyak dibandingkan standar
  11. Apakah diet tinggi lemak memiliki pengaruh yang sama? sayangnya tidak 
  12. Jadi kesimpulannya apa ? untuk pelari direkomendasikan makan tinggi karbohidrat dan rendah lemak. 
  13. tapi ingat terlalu banyak karbohidrat tanpa olahraga yg cukup untuk membakarnya akan disimpan menjadi lemak.
  14. Lalu pertanyaan berikutnya berapa banyak ? orang dengan olahraga 3-5 jam per minggu butuh 4-5 g/kg/hari, 5-7 jam per minggu butuh 5-6 g/kg/hari, olahraga 1-2 jam per hari butuh 6-7 g/kg/hari, 2-4 jam per hari butuh 7-8 g/kg/hari.
  15. Jadi kalau olahraga 3 kali seminggu @1 jam, dan berat 60 kilo, maka kebutuhan karbohidratnya sebanyak 60 x 4-5 g = 240 gram sampa 300 gram per hari
  16. lalu 300 gram itu setara dengan apa? kalau dijelaskan agak panjang, jadi nanti ada sesi selanjutnya, sebagai gambaran saja 100 g beras mengandung 77 g karbohidrat
  17. Tapi yang penting prinsipnya, ganti makanan berlemak dengan karbohidrat, bukan justru diet dengan mengurangi semua makanan
  18. Berikutnya, ternyata tidak semua karbohidrat sama, karbohidrat sederhana seperti gula lebih mudah diserap dan meningkatkan gula darah.
  19. Namun bukan hanya itu karbohidrat kompleks pun seperti roti, cepat diserap dan meningkatkan gula darah juga
  20. Sedangkan karbohidrat lain seperti oatmeal atau jagung lebih lambat meningkatkan gula darah
  21. Konsep ini disebut dengan indeks glikemik, semakin tinggi indeks glikemik maka semakin mudah meningkatkan gula darah, begitu juga sebaliknya
  22. Indeks glikemik dibagi menjadi 3, rendah (kurang dari 55), Sedang (56-69) dan tinggi (lebih dari 70) jenis pangan bisa dicek disini : http://www.glycemicindex.com
  23. Pemilihan karbohidrat ini penting karena SEBELUM olahraga kita harus mengkonsumsi makanan yang diharapkan bisa memberikan energi selama berolahraga
  24. dan SETELAH olahraga kita harus mengkonsumsi makanan (atau minuman) yg dengan cepat mengembalikan kadar glukosa  (dan glikogen kita)
  25. Makan SEBELUM olahraga PENTING: waktu yg ideal adalah 2-4 jam sebelum olahraga, perut tidak terlalu penuh dan tidak terlalu kosong. makanan dengan INDEKS GLIKEMIK RENDAH menjadi pilihan seperti oatmeal, jagung, susu, buah2an, kurma, nasi merah
  26. Ketika olahraga terutama lebih dari 1 jam, asupan karbohidrat dapat memperlambat kelelahan, minuman berenergi/manis bisa menjadi pilihan dalam situasi ini
  27. Ketika SELESAI berolahraga maka terjadi kondisi ini : kadar glikogen sedikit, kerusakan  sel otot oleh karena itu perlu cepat diberi asupan gizi. Makanan dengan mudah diserap (INDEKS GLIKEMIK TINGGI) menjadi pilihan pada kondisi ini misalnya bubur, buah dengan susu, sport bar, selain itu protein juga harus diperhatikan seperti minum yoghurt, ikan, ayam tanpa kulit, bubur kacang hijau+ketan hitam sangat dianjurkan.
  28. Protein penting untuk meregenerasi sel-sel tubuh sehingga tubuh menjadi lebih ‘kuat’, berolahraga tanpa asupan protein yg cukup dapat ‘berbahaya’ terutama bagi performance otot.
  29. Jangan lupa mengembalikan elektrolit yg hilang setelah banyak berkeringat akibat olahraga.
  30. Selamat berolahraga. 

dr. Naufal M. Nurdin S.ked M.Si

Dosen Gizi Masyarakat FEMA IPB

http://naufal.staff.ipb.ac.id/

Posted in Gizi Olahraga, Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

NILAI UJIAN PRAKTIKUM M.K FISIOLOGI MANUSIA 2015/2016

NILAI UJIAN PRAKTIKUM M.K FISIOLOGI MANUSIA 2015/2016

Berikut nilai Ujian Praktikum M.K Fisiologi Manusia, Mahasiswa S1 Gizi

Link download : UJIAN PRAKTIKUM FISMAN 2015:2016

Terima Kasih

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Nilai UAS M.K Fisiologi Manusia Gizi Masyarakat FEMA IPB 2015/2016

Nilai UAS M.K Fisiologi Manusia Gizi Masyarakat FEMA IPB 2015/2016

Berikut adalah nilai UAS Fisiologi Manusia tahun ajaran 2015/2016

Link download : Nilai UAS 2015-2015 Fisiologi manusia

Remedial UAS Fisiologi Manusia 2015/2016

  1. Remedial UAS Dilaksanakan pada hari selasa 19 Januari 2015 pukul 09.00
  2. Nilai maksimal remedial adalah 75
  3. Remedial dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa Fisman namun tidak wajib sehingga diharuskan daftar ulang
  4. Daftar ulang secara online melalui link http://goo.gl/forms/1wYg2HgY2Y
  5. Tidak ujian remedial selain pada jadwal tersebut

 

Posted in Nilai Ujian | Leave a comment

Hello world!

Welcome to Personal Web Staff IPB. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment